Binkam

Polisi Patroli Kantor KPU Lombok Barat Amankan Pemilu 2024

×

Polisi Patroli Kantor KPU Lombok Barat Amankan Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Polres Lombok Barat Patroli di Kantor KPU Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Pemilu 2024

Lombok Barat, NTB – Kepolisian Resor Lombok Barat, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), melaksanakan patroli di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (26/10/2023) malam. Patroli ini dilakukan dalam rangka Operasi Mantab Brata Rinjani 2023-2024 untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terkait tahapan penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024.

Patroli ini dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Lombok Barat AKP Sony Hartono. Ia didampingi oleh empat personel Sat Samapta Polres Lombok Barat. Mereka menggunakan armada 902 untuk bergerak menuju kantor KPU Lombok Barat yang berlokasi di Jalan Raya Gerung, Desa Gerung, Kecamatan Gerung.

“Kami melaksanakan giat patroli preventif di kantor KPU Lombok Barat, guna mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas, terkait tahapan penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024 Kabupaten Lombok Barat,” kata AKP Sony Hartono.

Selama patroli, personel Sat Samapta Polres Lombok Barat tidak menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan di sekitar kantor KPU Lombok Barat. Kantor KPU Lombok Barat terpantau aman dan tertib. Tidak ada tanda-tanda kerusakan atau perusakan fasilitas publik.

“Kami menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga pelaksanaan pemilu serentak 2024 dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar AKP Sony Hartono.

Operasi Mantab Brata Rinjani 2023-2024 adalah operasi yang dilakukan oleh Polri bersama TNI dan instansi terkait untuk mengamankan seluruh tahapan pemilu serentak 2024 di wilayah hukum Polda NTB. Operasi ini dilaksanakan selama 222 hari sejak 19 Oktober 2023 sampai dengan 20 Oktober 2024. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga pelaksanaan pemilu serentak 2024 dapat berjalan dengan aman dan lancar. Operasi ini melibatkan 261.695 personel gabungan dari Mabes Polri dan polda jajaran seluruh Indonesia. Operasi ini juga menggunakan konsep keterpaduan antara kegiatan kepolisian dan operasi kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *