Berita  

Pengamanan Kegiatan Karapan Kerbau Desa Bangkat Munteh Berjalan Aman dan Kondusif

Bangkát Munteh, Brang Rea — Dalam rangka pelestarian budaya lokal, telah dilaksanakan kegiatan Karapan Kerbau di Lang Matang Desa Bangkat Munteh, Kecamatan Brang Rea, pada Minggu, 01 Februari 2026, sekitar pukul 09.40 WITA. Kegiatan tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan dukungan pengamanan dari aparat kepolisian.

Kegiatan Karapan Kerbau ini merupakan agenda budaya Desa Bangkat Munteh dengan penanggung jawab Saudara Candra, yang bertujuan untuk menjaga dan melestarikan tradisi masyarakat setempat serta mempererat silaturahmi antarwarga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Brang Rea Arkamuddin, S.Pi., M.Si, Kepala Desa Bangkat Munteh Ariyanto, Kanit Binmas Polsek Brang Rea AIPTU Abdul Azis, Ketua Panitia, tokoh masyarakat, panitia Karapan Kerbau, serta para peserta lomba.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Bangkat Munteh, kemudian pelaksanaan pertandingan Karapan Kerbau yang berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat. Pada akhir kegiatan, dilakukan pembagian hadiah oleh Kepala Desa bersama panitia penyelenggara.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Brang Rea melakukan pengamanan dan pengawasan guna mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas serta memastikan keselamatan peserta dan penonton. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman dan kondusif.

Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, IPTU Ardiyatmaja, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.

“Polri hadir untuk memastikan setiap kegiatan masyarakat berjalan dengan aman dan tertib. Kami mengapresiasi panitia serta masyarakat Desa Bangkat Munteh yang telah bekerja sama menjaga situasi kamtibmas selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

IPTU Ardiyatmaja juga mengimbau masyarakat agar terus menjaga ketertiban dan keselamatan dalam setiap kegiatan budaya, sehingga tradisi lokal dapat terus dilestarikan tanpa menimbulkan gangguan keamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *