Kebakaran di Montong Gamang Kopang, Hanguskan Gudang Servisce Elektronik dan Satu Unit Mobil

Kebakaran di Montong Gamang Kopang, Hanguskan Gudang Servisce Elektronik dan Satu Unit Mobil

Lombok Tengah, NTB – Kebakaran di Montong Gamang Kopang menimpa gudang tempat service elektronik, serta menyebabkan satu unit mobil terbakar, Selasa (26/7/2022).

Tepatnya, di Dusun Mumbang, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, sekitar pukul 08.00 Wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Kopang AKP Suherdi membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, kebakaran Gudang Tempat Service Elektronik, beserta satu unit mobil terbakar,” jelas Kapolsek.

Korban atas nama Kahrudin (65) warga Dusun Mumbang, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.

Kebakaran di Montong Gamang Kopang, Hanguskan Gudang Servisce Elektronik dan Satu Unit MobilKronologis kejadian sekitar pukul 07.30 Wita, pemilik rumah sedang membakar sampah yang berdekatan dengan mobil miliknya.

Kemudian korban langsung pergi ke Masjid untuk melaksanakan gotong royong dengan meninggalkan api pembakaran sampah dalam keadaan masih menyala.

Sekitar 30 menit terdengar suara teriakan ‘kebakakaran’ dari warga yang melihat peristiwa tersebut, sehingga kepala Dusun Mumbang menghubungi Bhabinkamtibmas setempat.

“Mengetahui peristiwa tersebut, Kadus Mumbang langsung menghubungi Bhabinkamtibmas dan menghubungi Polsek Kopang,” katanya.

Mendapat informasi tersebut, kapolsek Kopang langsung memimpin Personelnya, guna mengecek dan mendatangi TKP lokasi kebakaran itu.

“Berupaya untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, sekaligus mengamankan barang-barang berharga milik warga sekitar TKP,” imbuhnya.

Sekitar 30 menit kemudian, Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur yang dipimpin oleh Danru Nasri tiba di TKP dan melakukan pemadaman sampai selesai.

Adapun barang-barang yang terbakar berupa satu unit mobil carry station, atap sebuah Musholla, alat-alat elektronik bekas. Berupa TV sebanyak 30 unit, Uang sebesar Rp 2,1 juta serta  STNK dan E-KTP. Atas peristiwa ini, Korban mengalami kerugian dengan perkiraan sekitar Rp. 60 juta.

“Adapun dugaan penyebeb kebakaran tersebut, adanya pembakaran sampah oleh korban yang kemudian meninggalkannya dalam kondisi api masih menyala. Lalu menyambar ke sekitar sehingga terjadi kebakaran” tutup AKP Suherdi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.