Berita  

Peresmian Gedung Unit Pengelola Darah: Wamenkes RI Kunjungi RSUD Tripat Gerung di Bawah Pengamanan Ketat

Peresmian Gedung Unit Pengelola Darah: Wamenkes RI Kunjungi RSUD Tripat Gerung di Bawah Pengamanan Ketat

Lombok Barat — Pelayanan kesehatan di Kabupaten Lombok Barat kembali mencatatkan langkah strategis dengan diresmikannya fasilitas baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tripat Gerung. Pada Jumat, 17 April 2026, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp. P(K)., FISR., melakukan kunjungan kerja resmi sekaligus meresmikan Gedung Unit Pengelola Darah yang diproyeksikan menjadi pusat layanan krusial bagi masyarakat setempat.

Kehadiran orang nomor dua di Kementerian Kesehatan ini disambut dengan protokol kesehatan dan pengamanan ketat guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa hambatan. Fasilitas baru ini diharapkan mampu mempercepat distribusi dan ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat di wilayah Lombok Barat dan sekitarnya.

Sinergi Pejabat Kesehatan dalam Peresmian Fasilitas Vital

Rombongan kementerian tiba di lokasi sekitar pukul 11.14 WITA. Selain Wakil Menteri Kesehatan, tampak hadir mendampingi Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas, Maria Endang Sumiwi, MPH. Kehadiran para petinggi kesehatan pusat ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur kesehatan di daerah, khususnya dalam hal pengelolaan darah yang mandiri dan berkualitas.

Setibanya di RSUD Tripat Gerung, rombongan langsung disambut oleh Direktur Rumah Sakit, Dr. H. Suryadi, Sp. An, beserta jajaran kepala bagian, kepala bidang, dan kepala seksi rumah sakit. Sinergi antara pemerintah pusat dan manajemen rumah sakit daerah terlihat sangat kental, mencerminkan adanya visi yang sama dalam meningkatkan standar pelayanan medis bagi masyarakat luas.

Puncak dari agenda kunjungan ini adalah prosesi pemotongan pita oleh dr. Benjamin Paulus Octavianus sebagai simbolis resminya operasional Gedung Unit Pengelola Darah. Setelah prosesi tersebut, Wamenkes didampingi oleh pihak manajemen rumah sakit melakukan peninjauan langsung ke dalam ruangan pengelola darah untuk mengecek kesiapan alat-alat medis serta standarisasi ruang penyimpanan darah.

Komitmen Keamanan dari Jajaran Kepolisian Lombok Barat

Mengingat pentingnya acara dan kehadiran pejabat negara, pengamanan ketat diberlakukan di area rumah sakit. Personel kepolisian terlihat berjaga di titik-titik strategis untuk memastikan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Upaya pengamanan ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah di sektor kesehatan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, memberikan pernyataan resmi terkait upaya kepolisian dalam mengawal kegiatan tersebut agar tetap kondusif dan aman terkendali.

“Kami telah menempatkan sejumlah personel untuk memastikan pengamanan kunjungan Bapak Wakil Menteri Kesehatan di RSUD Tripat Gerung. Prioritas utama kami adalah memberikan rasa aman bagi para tamu negara serta memastikan operasional pelayanan rumah sakit lainnya tidak terganggu selama prosesi peresmian berlangsung,” ujar AKP Lale Dewi Lungit Tanauran dalam keterangannya.

Beliau juga menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak internal rumah sakit dan tim protokol kementerian telah dilakukan jauh-jauh hari. “Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup. Syukurlah, berkat kerja sama semua pihak, seluruh rangkaian kegiatan mulai dari kedatangan hingga kepulangan rombongan berjalan sangat lancar sesuai dengan standar operasional prosedur,” imbuhnya.

Optimalisasi Layanan Darah untuk Masyarakat Lombok Barat

Gedung Unit Pengelola Darah yang baru diresmikan ini diharapkan menjadi solusi atas tantangan pemenuhan kebutuhan darah di wilayah Gerung dan sekitarnya. Dengan adanya fasilitas khusus ini, RSUD Tripat Gerung kini memiliki kemampuan lebih baik dalam memproses, menyimpan, dan menyalurkan darah sesuai dengan standar keamanan medis yang tinggi. Hal ini sejalan dengan program Kementerian Kesehatan untuk memperkuat kemandirian fasilitas kesehatan di tingkat daerah.

Kunjungan kerja singkat namun padat makna ini berakhir pada pukul 11.25 WITA. Wakil Menteri Kesehatan beserta rombongan meninggalkan lokasi dengan membawa catatan positif mengenai perkembangan infrastruktur kesehatan di NTB. Situasi di lingkungan RSUD Tripat Gerung terpantau tetap aman dan lancar, sementara aktivitas pelayanan medis kepada pasien umum kembali normal sepenuhnya setelah rombongan meninggalkan lokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *