SEKOTONG – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat terus memperkuat kedekatannya dengan masyarakat melalui berbagai aksi kemanusiaan. Pada Jumat, 17 April 2026, semangat berbagi tersebut diwujudkan dalam kegiatan penyaluran bantuan sosial yang ditujukan khusus bagi anak-anak yatim piatu di wilayah pesisir Desa Gili Gede Indah, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dimulai pada pukul 13.00 WITA, bertempat di Yayasan Persada Bahari, Dusun Tanjungan. Penyerahan bantuan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan moril maupun materiil di wilayah kepulauan.
Sinergi Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat dalam Aksi Sosial
Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh personel Bhabinkamtibmas Desa Gili Gede Indah, AIPDA Bambang Irawan. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi oleh Ketua Yayasan Persada Bahari, Haji Farhan, serta perangkat dusun setempat. Langkah ini diambil guna memastikan bantuan sampai tepat sasaran kepada anak-anak yang telah terdata sebelumnya.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial institusi Polri terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah hukum Polres Lombok Barat.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk merangkul dan memberikan perhatian kepada adik-adik kita yang yatim piatu. Semoga bantuan ini dapat memberikan sedikit kebahagiaan dan manfaat nyata bagi mereka,” ujar Iptu I Ketut Suriarta saat memberikan keterangan terkait giat tersebut.
Sentuhan Kasih bagi Anak-Anak di Dusun Tanjungan
Sebanyak tujuh anak yatim piatu di Dusun Tanjungan menjadi sasaran utama dalam pemberian bantuan kali ini. Mereka adalah Ahyar, Naura, Imam, Sulhan, Ramdan, Kurniawan, dan Jamuhur. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh AIPDA Bambang Irawan melalui Kepala Dusun Tanjungan sebelum diteruskan langsung kepada para penerima.
Suasana haru menyelimuti lokasi kegiatan saat bantuan diserahkan. Kehadiran petugas kepolisian yang datang langsung ke pelosok desa kepulauan ini mendapat apresiasi tinggi dari warga. Penyerahan bantuan ini juga merupakan instruksi langsung dari Kapolres Lombok Barat sebagai bagian dari program rutin kepolisian untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kecil.
Memperkuat Silaturahmi dan Kondusivitas Kamtibmas
Lebih dari sekadar pemberian materi, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun citra positif Polri di mata masyarakat. Dengan adanya interaksi langsung antara Bhabinkamtibmas dan warga, diharapkan kepercayaan publik terhadap kepolisian semakin meningkat.
Iptu I Ketut Suriarta menambahkan bahwa dukungan masyarakat sangat krusial dalam menciptakan situasi yang kondusif. “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap silaturahmi antara Polri dan warga Desa Gili Gede Indah semakin erat. Ketika hubungan harmonis sudah terjalin, maka terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan damai akan lebih mudah diwujudkan melalui peran aktif masyarakat,” imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, para penerima bantuan dan pengurus yayasan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. Mereka memanjatkan doa terbaik bagi Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, agar senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam bertugas, serta rahmat dari Allah SWT.
Harapan Masa Depan bagi Generasi Muda Gili Gede
Kegiatan berakhir dengan tertib dan meninggalkan kesan mendalam bagi penduduk di Dusun Tanjungan. Program-program kemanusiaan semacam ini direncanakan akan terus berlanjut secara berkesinambungan di berbagai wilayah di Sekotong. Bagi kepolisian, melihat senyum di wajah anak-anak yatim adalah motivasi tambahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan anak-anak di Desa Gili Gede Indah tetap memiliki semangat untuk menatap masa depan dan merasa bahwa mereka tidak berjalan sendirian, karena ada Polri yang siap mengayomi dan peduli terhadap keberlangsungan hidup mereka.






