Berita  

Kabar Baik dari Pelabuhan Lembar: Antrean Truk Sapi Nihil, Logistik ke Pulau Jawa Makin Cepat

Pengiriman Ternak Sapi di Pelabuhan Lembar Berjalan Lancar
Pengiriman Ternak Sapi di Pelabuhan Lembar Berjalan Lancar

LOMBOK BARAT – Situasi arus logistik ternak sapi di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, menunjukkan tren yang sangat kondusif. Berdasarkan pemantauan terbaru pada Senin, 4 Mei 2026, antrean truk pengangkut ternak sapi yang sempat menjadi perhatian kini dilaporkan telah terurai sepenuhnya, baik di area parkir pelabuhan maupun di jalur penyangga menuju dermaga.

Kepolisian Resor Lombok Barat melalui Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Lembar terus melakukan pengawasan ketat guna memastikan kelancaran operasional di salah satu gerbang ekonomi penting di Nusa Tenggara Barat tersebut. Upaya monitoring ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di area obyek vital nasional.

Situasi Terkini di Pelabuhan Lembar dan Gili Mas

Memasuki awal Mei 2026, aktivitas pengiriman ternak sapi menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Lembar berjalan sangat lancar. Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Iptu Imran, memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan situasi di lapangan.

“Berdasarkan monitoring yang kami lakukan pada Senin dini hari sekitar pukul 03.00 WITA, antrean truk pengangkut ternak sapi yang terparkir di RTK Pelabuhan PT. ASDP Lembar maupun di RTK Gili Mas PT. Pelindo Lembar saat ini terpantau nihil,” ungkap Iptu Imran dalam pernyataan resminya.

Kelancaran ini tidak hanya terlihat di dalam area terminal kendaraan, tetapi juga di akses jalan utama yang menuju pelabuhan. Iptu Imran menambahkan bahwa antrean unit pengangkut di sepanjang jalan Segenter menuju Gili Mas yang sebelumnya sering dijadikan titik tunggu sebelum masuk ke area otoritas pelabuhan, kini juga terpantau bersih dari antrean kendaraan besar.

Data Akumulasi Pengiriman Ternak Sapi

Keberhasilan dalam mengurai antrean ini merupakan hasil dari intensitas jadwal pelayaran kapal yang cukup tinggi selama beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 748 unit kendaraan truk tronton dan 2 unit pickup yang mengangkut ternak sapi telah diberangkatkan dari Pelabuhan Gili Mas PT. Pelindo Lembar menuju Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi.

Statistik pengiriman ini menunjukkan pergerakan yang dinamis sejak akhir Maret 2026. Sebagai contoh, pada tanggal 11 April 2026, KM. Mutiara Sentosa 3 berhasil mengangkut sebanyak 47 unit truk. Puncaknya terlihat pada tanggal 14 dan 20 April 2026, di mana kapal yang sama mampu memberangkatkan hingga 51 unit truk pengangkut sapi dalam sekali pelayaran.

“Kami mencatat pergerakan yang konsisten. Dari data yang ada, total armada yang telah menyeberang mencapai 750 unit kendaraan. Intensitas ini menunjukkan bahwa mekanisme pengiriman ternak dari Pulau Lombok ke Jawa Timur melalui Pelabuhan Lembar tetap menjadi prioritas logistik yang berjalan efektif,” jelas Iptu Imran.

Operasional Kapal Penyeberangan

Beberapa armada kapal menjadi tulang punggung dalam proses pengosongan antrean ini, di antaranya KM. Mutiara Ferindo II, KM. Mutiara Barat, dan KM. Mutiara Sentosa III. Pola pemuatan dilakukan hampir setiap hari untuk memastikan tidak ada penumpukan ternak yang terlalu lama di area pelabuhan, yang juga berkaitan dengan aspek kesejahteraan hewan (animal welfare).

Pada awal Mei, tepatnya tanggal 1 Mei, KM. Mutiara Barat mengangkut 8 unit truk, diikuti oleh KM. Mutiara Sentosa III pada tanggal 2 Mei sebanyak 3 unit. Terakhir, pada monitoring hari ini, 4 Mei 2026, kapal yang sama kembali mengangkut 1 unit truk pengangkut sapi.

Komitmen Keamanan dan Pelayanan

Iptu Imran menegaskan bahwa Polri akan terus mengawal proses distribusi ini agar tidak terjadi hambatan yang berarti di masa mendatang. Pengawasan tidak hanya fokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada dokumen-dokumen persyaratan pengiriman ternak untuk memastikan seluruh prosedur karantina dan kesehatan hewan telah terpenuhi.

“Kami tetap siaga melakukan monitoring perkembangan situasi secara berkala. Fokus kami adalah memastikan pelayanan di pelabuhan tetap optimal, keamanan terjaga, dan arus logistik nasional, khususnya pengiriman ternak sapi, tidak mengalami kendala teknis maupun gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar,” pungkasnya.

Dengan kondisi antrean yang kini telah nihil, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para peternak dan pengusaha transportasi, dapat terus berjalan dengan stabil dan efisien melalui fasilitas pelabuhan yang ada di Lombok Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *