Kegiatan aksi unjuk rasa dan dialog yang dilaksanakan oleh Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Kabupaten Dompu berlangsung aman, tertib, dan kondusif, Senin (04/05/2026).
Aksi yang diikuti sekitar 20 orang massa tersebut dimulai pukul 10.00 WITA, dengan titik kumpul di perempatan lampu merah Koramil Dompu sebelum bergerak menuju Kantor DPRD Kabupaten Dompu. Dalam aksinya, massa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait isu pendidikan, kebijakan pangan dan gizi, penugasan guru non-ASN, hingga penertiban aset milik daerah.
Setibanya di Kantor DPRD Dompu, massa melakukan orasi secara bergantian. Mengingat sebagian anggota DPRD sedang mengikuti kegiatan Upacara Hari Pendidikan Nasional di Kecamatan Hu’u, perwakilan DPRD baru dapat menemui massa sekitar pukul 11.25 WITA, di antaranya Muhammad Ikhsan dan Mulyadin Jaya. Dalam dialog tersebut, pihak DPRD menyampaikan bahwa seluruh aspirasi akan diteruskan kepada pimpinan serta ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait.
Selanjutnya, massa aksi bergerak menuju Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu dan kembali menyampaikan tuntutan. Perwakilan Pemda, yakni Momon Suherman, menerima massa aksi dan memberikan tanggapan terkait poin-poin tuntutan, termasuk rencana koordinasi dengan Dinas Dikpora serta langkah penertiban penggunaan kendaraan dinas melalui surat edaran Bupati.
Setelah menerima penjelasan tersebut, massa aksi dapat menerima tanggapan yang diberikan dan membubarkan diri secara tertib pada pukul 12.40 WITA.
Seluruh rangkaian kegiatan mendapat pengamanan dari jajaran Polres Dompu melalui pendekatan terbuka dan tertutup, serta koordinasi intensif dengan pihak terkait guna memastikan situasi tetap kondusif.
Kabag Ops Polres Dompu AKP Sudirman menyampaikan bahwa pihak kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan aksi.
“Kami memberikan pengamanan secara maksimal serta mengimbau kepada seluruh massa aksi agar menyampaikan aspirasi secara wajar, tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan raya, serta tetap menjaga ketertiban umum,” ujarnya.
Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami mengapresiasi rekan-rekan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib. Polri menjamin kebebasan berpendapat di muka umum, namun tetap harus dilakukan dengan cara yang santun dan tidak melanggar aturan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau agar dalam penyampaian aspirasi, massa aksi menggunakan bahasa yang baik dan tidak provokatif, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh semua pihak.
“Gunakan bahasa yang santun dan konstruktif agar aspirasi yang disampaikan dapat dicerna dengan baik serta menjadi masukan positif bagi pemerintah,” tambahnya.
Polres Dompu menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah preventif, deteksi dini, serta penggalangan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Dompu.










