Sumbawa Besar, NTB – Kepolisian Sektor Moyo Hilir bersama unsur Pemerintahan Kecamatan Moyo Hilir terus menggencarkan penertiban terhadap penggunaan knalpot bising yang meresahkan warga. Kapolsek Moyo Hilir IPTU Totok Ari Suwondo, S.H., M.Si. memimpin langsung kegiatan razia knalpot brong ke sejumlah sekolah tingkat menengah di wilayah Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Selasa (06/10/2026) pagi.
Operasi penertiban yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WITA ini melibatkan sinergi lintas sektoral, di antaranya tiga personel piket Polsek Moyo Hilir, Kasi Linmas Kecamatan Moyo Hilir Bpk. Masangan, S.T., Kasi Pemerintahan Kecamatan Bpk. Suhardiman, S.P., serta dukungan penuh dari para kepala sekolah, dewan guru, dan penjaga sekolah setempat.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K melalui Kapolsek Moyo Hilir Iptu Totok Ari Suwondo, S.H., M.Si, menyampaikan bahwa pelaksanaan razia menyasar sejumlah institusi pendidikan guna memastikan lingkungan sekolah dan kawasan pemukiman steril dari kebisingan knalpot tidak sesuai standar. Berdasarkan hasil penyisiran di lapangan, petugas mendapati sejumlah kendaraan milik pelajar yang masih menggunakan knalpot brong di beberapa sekolah.
Dalam operasi tersebut, petugas tidak langsung melakukan penyitaan tanpa edukasi. Kapolsek Moyo Hilir bersama pihak kecamatan dan guru menerapkan tindakan persuasif namun tegas. Seluruh siswa yang kendaraannya kedapatan menggunakan knalpot brong didata secara administratif, diminta untuk melepas knalpot bising tersebut, dan diwajibkan menggantinya kembali dengan knalpot standar nasional (SNI). Sementara barang bukti knalpot brong diamankan oleh pihak kepolisian.
“Razia knalpot brong ke sekolah-sekolah ini merupakan kegiatan rutin mingguan yang kami laksanakan berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Moyo Hilir. Sebelumnya sosialisasi dan imbauan sudah sering kami sampaikan. Hari ini kami mengambil tindakan tegas mengamankan knalpot brong milik para siswa dan meminta mereka menggantinya dengan knalpot SNI. Jika di kemudian hari masih ditemukan melanggar, tentu akan kami berikan sanksi sesuai hukum yang berlaku,” tegas IPTU Totok Ari Suwondo.
Langkah preventif yang konsisten dilakukan oleh Polsek Moyo Hilir ini mendapat apresiasi positif dari para guru dan orang tua murid. Dengan ditertibkannya knalpot brong di kalangan pelajar, diharapkan suasana belajar di sekolah menjadi lebih tenang, serta menumbuhkan kesadaran berlalu lintas yang baik sejak usia remaja. Seluruh rangkaian kegiatan razia berakhir pada pukul 11.30 WITA dalam situasi yang aman, tertib, dan lancar. (Hps)












