Berita  

Bhabinkamtibmas Polres Bima Kota Mediasi Kasus Pengeroyokan Siswa SMA 3, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Kota Bima, NTB – Mengedepankan pendekatan humanis dan penyelesaian masalah secara kekeluargaan, Bhabinkamtibmas Polres Bima Kota melaksanakan mediasi terkait dugaan kasus pengeroyokan yang melibatkan siswa SMA Negeri 3 Kota Bima.

Kegiatan mediasi berlangsung pada Kamis (5/11/2026), sekitar pukul 09.00 Wita, bertempat di Mako Subsektor Raba, Kota Bima. Mediasi tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Rontu, AIPDA Iwansyah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rabadompu Timur, guru PPL SMA Negeri 3 Kota Bima, serta warga dari Kelurahan Rabadompu Barat dan Rabadompu Timur.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Rasanae Timur IPDA Eka Turkiani menjelaskan bahwa mediasi dilakukan sebagai upaya menyelesaikan permasalahan yang terjadi secara bijaksana dengan mempertemukan kedua belah pihak.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rontu bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Rabadompu Timur memberikan arahan dan pembinaan kepada kedua pihak agar dapat menahan diri, saling memahami, serta tidak memperpanjang permasalahan yang terjadi.

Alhamdulillah, melalui pendekatan dialogis dan musyawarah kekeluargaan, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai. Kesepakatan tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan damai yang ditandatangani oleh pihak-pihak terkait.

Pada kesempatan yang sama, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, minuman keras (miras), serta kenakalan remaja yang dapat berdampak negatif terhadap masa depan generasi muda dan berpotensi mengganggu situasi Kamtibmas.

Selain itu, masyarakat diingatkan agar segera melaporkan setiap kejadian menonjol kepada Bhabinkamtibmas maupun melalui layanan Call Center Polri 110 yang dapat dihubungi secara gratis selama 24 jam.

Melalui kegiatan mediasi ini, Polres Bima Kota terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan persoalan masyarakat melalui pendekatan humanis, mengedepankan musyawarah, serta menjaga hubungan baik antarsesama warga demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *