LOMBOK BARAT – Aparat kepolisian dari Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar bersama dengan instansi terkait memperketat pengamanan di area pintu masuk Pulau Lombok. Langkah ini dilakukan melalui kegiatan pemeriksaan intensif terhadap manifes bongkaran kapal penyeberangan yang bersandar di Dermaga 1 ASDP Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat.
Upaya cipta kondisi yang berlangsung pada Selasa malam, 19 Mei 2026, sekitar pukul 20.00 WITA tersebut, menyasar seluruh penumpang maupun kendaraan yang baru saja tiba dari Pelabuhan Padangbai, Bali, dengan menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Parama Kalyani.
Pemeriksaan ketat ini menjadi bagian dari prosedur rutin yang ditingkatkan guna mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang serta menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Lombok Barat.
Sinergi Personil Gabungan Memperketat Pintu Masuk Pelabuhan Lembar
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Iptu Imran, menyatakan bahwa pemeriksaan ini dilakukan secara komprehensif bersama otoritas pelabuhan terkait. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk deteksi dini terhadap segala bentuk potensi kerawanan yang memanfaatkan jalur penyeberangan laut antarpulau.
“Kami tidak ingin kecolongan dengan adanya penyelundupan barang ilegal maupun aktivitas yang dapat mengganggu kondusifitas wilayah. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian dan instansi terkait di Pelabuhan Lembar terus kami perkuat, khususnya saat momentum bongkaran kapal dari luar daerah,” ujar Iptu Imran saat memberikan keterangan resmi pasca-kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan langsung bersiaga di area Dermaga 1 begitu KMP Parama Kalyani mulai menurunkan muatannya. Setiap pergerakan penumpang dan kendaraan dipantau secara seksama guna memastikan proses bongkaran berjalan sesuai dengan SOP keamanan di kawasan dermaga.
Pemeriksaan Dokumen dan Kendaraan di Pelabuhan Lembar
Berdasarkan data manifes yang diterima, KMP Parama Kalyani tercatat membawa total penumpang sebanyak 135 orang. Selain penumpang perorangan, kapal tersebut juga mengangkut puluhan unit kendaraan dari berbagai klasifikasi golongan yang didominasi oleh kendaraan roda dua serta armada angkutan logistik.
Secara rinci, kendaraan yang diperiksa meliputi 36 unit kendaraan golongan II (sepeda motor), 8 unit kendaraan golongan IV.A, dan 6 unit kendaraan golongan IV.B. Selain itu, terdapat pula armada besar yang terdiri dari 14 unit kendaraan golongan V.B, 3 unit kendaraan golongan VI.A, 5 unit kendaraan golongan VI.B, serta 3 unit kendaraan berat yang masuk dalam kategori golongan VII.
Satu per satu kendaraan yang turun dari ramdor kapal diarahkan oleh petugas ke jalur pemeriksaan utama. Polisi memeriksa kelengkapan administrasi berkendara para sopir dan pengendara, mulai dari Surat Izin Mengemudi (SIM) hingga Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) untuk memastikan legalitas operasional kendaraan tersebut.
Tidak hanya dokumen kendaraan, petugas juga melakukan penggeledahan secara selektif dan humanis terhadap barang bawaan milik penumpang serta muatan dalam bagasi kendaraan. Langkah ini difokuskan untuk mengantisipasi adanya peredaran gelap narkoba, senjata tajam (sajam), bahan peledak (handak), minuman keras, hingga barang-barang ilegal lainnya yang tidak dilengkapi dokumen resmi.
Situasi Pelabuhan Lembar Dipastikan Aman dan Kondusif
Seluruh rangkaian pemeriksaan yang berlangsung ketat namun tetap mengutamakan kenyamanan pengguna jasa penyeberangan ini selesai sekitar pukul 20.30 WITA. Setelah memastikan seluruh muatan bersih dari indikasi pelanggaran hukum, KMP Parama Kalyani dinyatakan selesai melakukan aktivitas bongkaran di Dermaga 1 ASDP Lembar.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Iptu Imran, menegaskan bahwa dari hasil pemantauan dan pengawasan langsung di lapangan, petugas tidak menemukan adanya barang-barang berbahaya ataupun aktivitas mencurigakan yang mengarah pada tindakan kriminalitas.
“Secara keseluruhan, kegiatan pemeriksaan bongkaran KMP Parama Kalyani malam ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kami berterima kasih kepada masyarakat dan para pengguna jasa yang telah kooperatif selama pemeriksaan berlangsung. Situasi di area Pelabuhan Lembar hingga saat ini tetap aman terkendali,” pungkas Iptu Imran.
Melalui pengamanan yang konsisten seperti ini, Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan di wilayah gerbang masuk Pulau Lombok, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat luas.












